Gelandang Internet yang mencoba melewati lorong sempit tanpa batas ruang dan waktu
Joint Venture Adsense

Perbedaan Open SSH dan Dropbear - Kelebihan dan Kekurangan

· · 0 comments
Assalamu'alaikum, wr.wb

Perbedaan Open SSH dan Dropbear - Kelebihan dan Kekurangan - Selamat datang kembali rekan-rekan di blog sederhana ini, moga sehat dan sukses selalu dalam menjalankan aktivitasnya masing-masing. Bagi rekan rekan-rekan yang sudah terbiasa menggunakan internet tuneling tentunya kedua istilah diatas open ssh dan dropbear tidak asing lagi. Dropbear maupun open SSH mempunyai fungsi yang sama yaitu sebagai bypass firewall dengan koneksi yang aman dan terenskripsi. Sehinga kedua koneksi tersebut bisa menembus website yang diblokir. Pada zaman sekarang sudah banyak rekan-rekan kita yang menggunakannya sebagai jalur akses internet gratis.


perbedaan open ssh dan dropbear


Port yang biasa digunakan oleh open biasanya port 22, port 80 dan port 143. Sedangkan untuk dropbear biasanya menggunakan port 443 dan port 109 untuk jalur aksesnya. Sebenarnya kita bisa saja membuat port-port lain yang kita inginkan melalui akses root dengan menggunakan software putty. Baca juga cara install squid proxy di VPS centos.

Berikut ini perbedaan dropbear dan open SSH dilihat dari segi kekurangan dan kelebihan masing-masing

OPEN SSH
a. Kelebihan
- Koneksi terbilang stabil, Anti bengong
- Speed download bagus jarang 0 kbps
- Kecepatan akses lumayan cepat
- Tool injek pada open SSH dapat berjalan di dropbear
- Konsumsi RAM VPS besar sehingga cocok untuk VPS yang memiliki spesifikasi tinggi

b. Kelemahan
- Tool injeknya susah ditemukan

DROPBEAR
a. Kelebihan
- Tool injek mudah didapat
- Tool injek pada dropbear tidak dapat jalan di open ssh
- Konsumsi RAM sedikit sehingga cocok untuk VPS yang mempunyai spesifikasi rendah

b. kelemahan
- Untuk download file besar terkadang tidak stabil
- Speed download terkadang turun drastis hingga 0 kbps

Demikian perbedaan open SSH dan dropbear dilihat dari segi kekurangan dan kelebihan. Rekan-rekan sekalian dapat memilih diantara kedua bentuk SSH tersebut diatas. Untuk yang berbisnis SSH pada umumnya mereka lebih memilih dropbear karena konsumsi RAM sedikit sehingga tidak terlalu memberatkan konsumsi resource RAM VPS, sehingga satu server dapat menampung banyak user. Baca juga cara install dropbear di VPS debian. Kayaknya begitu.

0 comments:

Post a Comment

- Komentar yang mengandung hujatan, negatif akan dianggap spam
- Komentar link akan dilaporkan ke posyandu terdekat & tidak akan ditampilkan