Gelandang Internet yang mencoba melewati lorong sempit tanpa batas ruang dan waktu
Joint Venture Adsense

Pilih Apache Atau Nginx?

· · 0 comments
Assalamu'alaikum, wr.wb

Cara Memilih Webserver Yang Bagus - Webserver merupakan suatu aplikasi yang bertugas memberikan layanan data dan menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal web browser dan mengirimkan data tersebut kembali dalam bentuk halaman web. Selain Apache dan Nginx Memang masih banyak webserver yang lain seperti litespeed, Zeus, Sun Java System dan lain-lain, akan tetapi saat ini Apache dan Nginx merupakan dua webserver yang paling banyak dipakai.

Apache merupakan webserver yang paling banyak digunakan, sehingga menjadi banyak pilihan blogger yang memakai unmanaged VPS sebagai basis hosting. Pada awal-awal memakai VPS untuk hosting blog saya menggunakan Apache, karena Apache otomatis sudah terinstall secara default pada berbagai macam control panel.

Dengan RAM minimalis 512 karena masih mencoba dengan mengorbitkan 3 buah blog ternyata setelah mempunyai visitor yang cukup lumayan, tiba-tiba Mysql sering mati. Saya harus merestart Mysql paling tidak dua kali sehari, duh!! sungguh tidak mengharukan bukan.
perbedaan Apache dan Nginx

Setelah mencari informasi sana sini, akhirnya saya putuskan untuk mengganti Apache ke webserver Nginx. Proses penggantian ini saya kira sedikit rumit, karena tidak hanya sekedar melakukan remove Apache kemudian menginstall Nginx, akan tetapi kita harus melakukan perubahan pada config.

Baca juga Cara ganti Apache ke Nginx Server

Apakah setelah mengganti Apache ke Nginx Server berjalan dengan normal? Yups sangat terasa sekali Nginx jauh lebih ringan dan membuat loading blog semakin gesit dan Mysql tidak pernah mati lagi. Akan tetapi saya sering mengalami error seperti forbidden Nginx 403 atau internal server errror

Baca juga Cara mengatasi forbidden Nginx 403

Jadi pilih Nginx atau Apache? menurut saya jika rekan hanya memiliki spek Virtual Private Server (VPS) dengan RAM rendah, maka sebaiknya gunakan Nginx saja supaya tidak memakan banyak resource RAM. Apalagi rekan akan menginstallkan banyak domain dalam satu server. Namun rekan harus siap-siap melakukan perbaikan-perbaikan error yang kemungkinan terjadi, apalagi rekan menggunakan mesin wordpress yang sudah disulap dengan sript-script diluar standar.

Tapi jika rekan mempunyai dana lebih, saya menyarankan untuk memakai webserver Apache, karena ketangguhan serta dukungan banyak program membuat Apache menjadi pilihan banyak webmaster. Tapi Apache sangat boros RAM apabila menginstallkan banyak blog dalam satu server. Moga manfaat, begitulah.

Baca juga Cara koneksi domain ke webhosting VPS
 

0 comments:

Post a Comment

- Komentar yang mengandung hujatan, negatif akan dianggap spam
- Komentar link akan dilaporkan ke posyandu terdekat & tidak akan ditampilkan