Gelandang Internet yang mencoba melewati lorong sempit tanpa batas ruang dan waktu
Joint Venture Adsense

Mengenal Bahasa Pemograman Web PHP

· · 0 comments
Assalamu'alaikum, wr.wb

Pengertian dan Fungsi Bahasa PHP - Mengutip dari wikipedia bahwa PHP merupakan Sebuah Bahasa Pemograman Web dan juga dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS seperti wordpress, Drupal, Jommla dan lain-lain. PHP atau dikenal dengan Personal Home Page pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. PHP dapat berjalan pada mesin Windows, Linux, Unix dan Macintosh yang dapat dijalankan secara runtime melalui consule maupun perintah-perintah system.

PHP digunakan untuk membuat website atau aplikasi-aplikasi yang berbasis Web. Namun jika rekan hanya sekedar ingin membuat blog biasa mungkin cukup menggunakan content management system (CMS) seperti wordpress. Karena dengan CMS kita tidak dituntut untuk mengerti coding. Namun saya pernah membaca pengalaman seorang rekan yang bermain dengan Google Adsense menggunakan Bahasa PHP racikan dia sendiri.
belajar menggunakan bahasa pemograman PHP
Kelebihan yang dia katakan adalah membangun blog dengan PHP (coding sendiri) jauh lebih ringan (fast loading) sehingga sangat ramah sekali dengan mesin pencari search engine seperti Goole. Kedepan saya ingin sedikit berkreasi dengan Bahasa ini untuk membangun sebuah Blog yang monetasi dengan Google Adsense.

Selain Bahasa Pemograman PHP untuk membuat atau merancang sebuah website ada Bahasa Pemograman lain yang dapat digunakan seperti Java, Ruby dan ASP.NET dan lain sebagainya. Namun PHP merupakan Bahasa Pemograman yang paling banyak digunakan untuk membuat Web karena dapat berkaborasi dengan bahasa lain seperti HTML maupun Javascript.

Sedikit tentang perbedaan PHP dan HTML : PHP adalah bahasa Pemograman Web yang membutuhkan web server seperti Apache maupun Nginx, kedua webserver ini bersifat free dan terbanyak digunakan. Sementara HTML dapat dijalankan langsung dari webrowser seperti firefox atau chrome tanpa menggunakan webserver. PHP bersipat dinamis yaitu contentnya dapat berubah-ubah sesuai dengan sumber datanya, sementara HTML bersifat statis. Disamping itu Bahasa PHP dapat berinteraksi dengan database seperti MySQL sedangkan HTML tidak.

Melihat perbedaan-perbedaan diatas, jika rekan ingin membuat sebuah website dengan PHP berbasis offline sebelum menguploadnya ke control panel hosting maka diperlukan sebuah webserver seperti Apache untuk menjalankan script-script PHP pada browser. Rekan bisa menggunakan XAMPP untuk masalah ini. Karena didalam XAMPP sudah terbundle database MySQL maupun webserver Apache.

Baca juga Apa itu XAMPP dan kegunaannya? 

Dengan melihat kecanggihan Bahasa PHP diatas yang tidak hanya didesain untuk membuat sebuah blog atau website tapi juga bisa dirancang untuk membuat sebuah CMS (Content Management System) seperti Joomla, Drupal maupun Wordpress, mungkin rekan berminat membangun sebuah CMS dengan PHP? Moga bermanfaat, bergitulah kira-kira.

Baca juga Pilih Apache atau Nginx?

0 comments:

Post a Comment

- Komentar yang mengandung hujatan, negatif akan dianggap spam
- Komentar link akan dilaporkan ke posyandu terdekat & tidak akan ditampilkan