Gelandang Internet yang mencoba melewati lorong sempit tanpa batas ruang dan waktu
Joint Venture Adsense

Ulasan Saya: Pengalaman Menggunakan Linux Ubuntu, Susah?

· · 2 comments
Assalamu'alaikum, wr.wb

Pengalaman Ngeblog dengan Linux Ubuntu - Berbicara System Operasi Open Source, Linux merupakan salah satu OS yang cukup populer. Ubuntu merupakan distro Linux OS Destop maupun Server yang paling banyak digunakan, karena fitur dan kemudahan dalam mengoperasikan. Tapi apakah benar Ubuntu (Linux) itu sangat mudah dalam menyelesaikan pekerjaan kita baik mengelolah text, gambar, maupun sebagai seorang blogger?. Bahkan ada ungkapan yang mengatakan "Ga zamannya sekarang pakai Windows bro, sekarang zamannya pakai Linux".

Baca juga :
Cara Mengganti Webserver Apache ke Nginx
Cara Menghubungkan Domain Ke VPS Hosting
Cara Daftar Domain Gratis Di Freenom

Ubuntu sebenarnya sudah saya kenal lebih kurang 2 tahun lalu, Mungkin karena lagi heboh-hebohnya Linux maka pada waktu itu saya sempatkan membeli buku tutorial Ubuntu dengan judul "Buku Pintar Ubuntu" yang ditulis oleh Athailah. Kemudian saya installkan di Komputer dengan model Dual Boot. Hal yang menjadi kendala pada waktu itu adalah sangat sulitnya pengaturan Modem GSM di Ubuntu, perlu beberapa confirugasi supaya koneksi modem bisa dinikmasi di System Operasi karya Mark Shuttleworth ini.
belajar linux ubuntu, susah tidak?
Beberapa hari yang lalu saya mencoba kembali berekplorasi dengan System Operasi Linux Ubuntu. Dua tahun yang lalu kegiatan berbisnis online belum saya mulai, sehingga fitur-fitur dalam mendukung kegiatan online seperti mengelolah blog atau website belum saya coba. Namun setelah setahun terakhir hampir bisa dikatakan setiap hari jika tidak ada kegiatan offline, komputer saya selalu terkoneksi dengan internet.

Yups sebagai seorang Blogger, ketika mencoba Ubuntu tentu kita akan melakukan bagaimana System Operasi Linux ini terkoneksi ke jaringan internet. Saya mencoba dengan menjadikan HP Android yang saya punya untuk modem dengan model koneksi hospot portable. Disini saya lihat ada kelebihan Linux Ubuntu, karena tanpa mengintallkan Driver Wifi Adapter sebelumnya, ternyata driver tersebut sudah terbundle dengan File System Operasi Installer Ubuntu. Sementara jika di Windows tanpa menginstallkan Driver Wifi Adapter ini maka komputer tidak akan merespon walaupun ada wifi hospot yang terjangkau.

Selanjutnya saya mencoba membuka browser firefox yang terbundle langsung ketika kita menginstalkan System Operasi Ubuntu. Lagi-lagi hal menarik yang saya temui karena seharusnya firefox melakukan update otomatis seperti di windows, karena versi mozilla yang terinstall di Ubuntu yang saya pakai sangat lawas sekali. Saya cek di menu help about firefox, tidak ada tanda-tanda aplikasi akan update, saya temui informasi untuk melakukan update aplikasi silahkan menuju ke Ubuntu Software Center. Apa poinnya disini? yups koneksi internet kita tidak akan terganggu kecepatannya akibat proses update otomatis sebagaimana yang kita jumpai di Windows. Karena banyak orang yang mengatakan internetnya lelet, padahal ada proses koneksi di backround yang memakai bandwith yang kita gunakan.

Selanjutnya saya mencoba mencari aplikasi screenshot untuk mengambil beberapa slide gambar tutorial, saya coba searching situs screenshoot yang biasa saya gunakan yaitu lighshoot, duh! ternyata lighshoot hanya tersedia di windows dan Mac, padahal lightshoot gratis loh ya... saya coba masuk ke software center ubuntu untuk mencari aplikasi serupa, ternyata tidak ada aplikasi yang benar-benar memukau menurut saya seperti lightshoot yang terkenal ringan dan simple digunakan. Nah.. ternyata banyak penyesuaian aplikasi yang harus kita lalui jika menggunakan Linux, agaknya canggung menggunakan Linux jika aplikasi yang biasa kita gunakan di windows tak bisa berjalan di system Linux.

Apakah Linux betul-betul waw dibandingkan Windows? Menurut saya pribadi sangat sulit membandingkan dua hal yang sudah dibatasi dengan kata premium dan gratis dilihat dari sudut pandang Linux destop dalam menyelesaikan pekerjaan kita sehari-hari. Namun jika berbicara tentang server, saya lebih prefer ke system operasi Linux dengan berbagai macam distronya seperti Debian, Centos, Ubuntu, fedora, Redhat dan seterusnya, hingga saat ini server yang saya gunakan baik untuk internet maupun webhosting itu menggunakan system operasi Linux. Apalagi jika rekan berambisi untuk menjadi seorang hacker, sepertinya berekplorasi di System Linux jauh lebih jitu, karena kita tahu salah satu Distro Linux yang banyak dan populer digunakan untuk kegiatan hacking dan security adalah Backtrack. Dipenghujung tulisan ini saya teringat dengan adanya timeline seorang rekan saya di Facebook yang saya kira wajib kita renungkan dalam-dalam yaitu "Sebenarnya gampang melihat halal, haram berkah atau tidaknya hasil bisnis online yang kita peroleh, dengan menjawab pertanyaan Apakah Windows yang kamu gunakan bajakan atau tidak? begitulah kayaknya.

Baca juga VPS murah, $5 bonus $10 dollar, mau?

2 comments:

  1. kalau saya malah belum coba-coba pakai linux mas, bisa sih tapi cuma dasar-dasarnya, emang sih susah mas menurut saya

    ReplyDelete

- Komentar yang mengandung hujatan, negatif akan dianggap spam
- Komentar link akan dilaporkan ke posyandu terdekat & tidak akan ditampilkan