Gelandang Internet yang mencoba melewati lorong sempit tanpa batas ruang dan waktu
Joint Venture Adsense

Linux Itu Gratis, Mereka Dapat Uangnya Darimana?

· · 5 comments
Assalamu'alaikum, wr.wb

Sumber Penghasilan Linux - Mungkin masih banyak yang bingung dari manakah sumber dana Linux, sementara System Operasi ini bukanlah premium seperti Microsoft Windows. Memang secara nalar sebuah System Operasi tidak mungkin rasanya gratis, karena untuk membuat system operasi tidaklah sama dengan membuat software-software kecil seperti calkulator, perhitungan, akutansi, game-games dan seterusnya. "Linux itu Gratis" sepertinya sulit untuk diterima, apalagi yang masih awam tentu berpikir ada udang dibalik batu :D.

Baca juga :
Akhirnya Droplet Locked di DO Bisa Dibuka
Menjadi Pebisnis itu Susah? ini Jawab Dahlan Iskan
Bisnis Online Modal Kecil Apa Ada?

Sebelum membahas dari mana sumber dana Linux, coba perhatikan ketika BBM pertama kali hadir disystem operasi berbasis Android gratiskan bahkan sampai sekarang tetap gratis, seiring berjalannya waktu, coba perhatikan BBM android rekan, apakah ada iklannya? itu dia udangnya. Di Tokopedia kita bisa membuka toko secara gratis, ga pernah dipungut bayaran, sementara kita tahu sebanyak 3 kali Tokopedia mendapat kucuran dana dari investor luar negeri, coba simak apa yang dikatakan William di Youtube bahwa saat ini Tokopedia gratis tanpa dipungut bayaran, tapi kedepan kita akan memberkalukan pungutan kepada penjual di Tokopedia. Misalnya rekan sukses mendirikan toko online di Tokopedia dengan omset sekian ratus juta perbulan, jika suatu saat Tokopedia memungut bayaran 5 ribu rupiah perbulan, apakah rekan enggan untuk membayar? 5 ribu rupiah untuk apa uang segitu bagi mereka? silahkan kalikan dengan jumlah penjual yang ada di tokopedia saat ini.
Linux Itu Gratis, Mereka Dapat Uangnya Darimana?
Dibalik kata gratis, menurut saya pribadi tetap ada kata premium atau berbayar. Kata-kata gratis memang sangat ampuh dalam menggaet orang-orang untuk mencoba-coba, setelah terbiasa dan terasa nyaman, maka disini bermain system bisnis itu. Yuk mari kita lihat dari Distro-distro Linux dibawah ini :

  • Ubuntu itu merupakan salah satu Distro Linux turunan Debian yang sangat populer, banyak sekali fitur yang bisa kita cicipi dengan gratis, tetapi apakah semua layanannya gratis? Cloud Storage di layanan Ubuntu One bisa menyimpan data sebanyak 5 GB dengan fasilitas backup secara gratis, file syncing dan Ubuntu Music. Mau nambah 20 GB lagi? rekan harus rela merogoh kocek sebanyak 30 Dollar setahun, Lebih mahal dari Google Drive bukan?.
  • Ubuntu Cloud ditujukan kepada Perusahaan yang ingin menggunakan Komputasi awan. Layanan ini ditujukan kepada Korporat dengan harga bervariasi, karena system kontrak. 
  • Redhat merupakan Distro yang populer sejak lama dimulai dari tahun 1993 hingga melahirkan ratusan Distro turunan. Redhat dapat dicicipi secara gratis, tapi sayang sejak tahun 2003 Redhad hanya mendukung distro Redhat Enterprise Linux sebagai distro linux berbayar. 
  • SUSE semenjak tahun 2003 Distro ini menyediakan versi berbayar baik versi Destop maupun versi server. Mau coba versi servernya? silahkan cek harganya DISINI, atau mau membeli versi destopnya coba KESINI.
Itu diantaranya sumber dana bagi Linux gratis tersebut. Dalam dunia open source, secara umum system operasi Linux diedarkan secara gratis. Tetapi untuk layanan tertentu rekan harus rela merogoh kocek sekian dollar untuk menikmatinya. System Operasi Server saat ini banyak menggunakan Linux, untuk kelas perusahaan, organisasi, sekolah-sekolah dan mereka harus membayar jasa suport teknisnya kepada System Operasi Linux yang mereka pakai. Hm.. begitulah.

Baca juga Ulasan Saya: Pengalaman Menggunakan Linux Ubuntu, Susah?

5 comments:

  1. hem memang susah dipahami kalau soal bisnis kayak gini mas tapi memang kebanyakan orang berpikir kok bisa-bisanya mereka sharing gratis, apa gak rugi, padahal omsetnya juga sangat besar sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mas. sama seperti kita ngeblog, memberikan sharing kepada orang lain secara gratis, rela berjam-jam hanya untuk menulis sebuah artikel. tapi tetap ada udang yang bisa kita nikmati hehe

      Delete
  2. hem memang susah dipahami kalau soal bisnis kayak gini mas tapi memang kebanyakan orang berpikir kok bisa-bisanya mereka sharing gratis, apa gak rugi, padahal omsetnya juga sangat besar sekali

    ReplyDelete
  3. untuk menarik langganan pakai kata geratis ya bang... ternyata premium hehehe

    ReplyDelete
  4. Wah, bener juga ya. Di balik kata gratis pasti ada kata premium, hihihi :)

    ReplyDelete

- Komentar yang mengandung hujatan, negatif akan dianggap spam
- Komentar link akan dilaporkan ke posyandu terdekat & tidak akan ditampilkan